Senin, 17 Juni 2013

10 soal pg + 2 teori + jawaban Ruang lingkup ekonomi manajemen

Nama : iqbal fathu rahman
Kelas : 2ka41
Npm : 13111658

1.       aplikasi dari teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu keputusan untuk membahas bagaimana suatu organisasi untuk mencapai tujuam dengan cara yang paling efisien adalah pengertian dari
a.       Ekonomi Manajemen √
b.      Ekonomi Bisnis
c.       Ekonomi Terencana
d.      Ekonomi jangka panjang

2.       Ekonomi manajemen menggabungkan ilmu ekonomi dan ilmu …..
a.       Analisa
b.      Fisika
c.       Pengambilan Keputusan √
d.      Manajemen

3.       Ekonomi ……………. Mempelajari tingkah laku ilmu ekonomi secara individual sebagai unit pengambilan keputusan dalam system perdagangan bebas
a.       Makro
b.      Mikro √
c.       Manajemen
d.      Terstruktur

4.       suatu abstraksi dari banyak hal yang meliputi dari suatu kejadian dan berusaha untuk mengidentifikasi dari beberapa banyak factor dari suatu kejadian disebut juga …
a.       ilmu pengetahuan
b.      Informasi
c.       Model √
d.      Kerangka

5.       Ekonomi …………… menjelaskan perubahan ekonomi yang memengaruhi banyak rumah tangga (household), perusahaan, dan pasar.
a.       Makro √
b.      Mikro
c.       Manajemen
d.      Terstruktur


6.       Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut,Kecuali :
a.       Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi.
b.      Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter.
c.       Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan √
d.      Sejauh mana perekonomian mengalami penurunan

7.       keadaan dimana terdapat kecenderungan kenaikan harga-harga secara umum dan terus menerus adalah..
a.       Deflasi
b.      Inflasi √
c.       Rugi
d.      Laba

8.       Masalah yang terjadi dikarenakan terjadinya Inflasi adalah, kecuali :
a.       Mengakibatkan redistribusi pendapatan di antara anggota masyarakat.
b.      Meningkatnya pendapatan Negara. √
c.       Menyebabkan penurunan efisiensi ekonomi.
d.      Menyebabkan perubahan output dan kesempatan kerja dalam masyarakat.

9.       kenaikan harga secara terus menerus yang ada di pasar adalah dampak terbesar dari
a.       Deflasi
b.      Inflasi √
c.       Rugi
d.      Laba

10.   Cara paling tepat yang di lakukan pemerintah untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dimasyarakat dan menurunkan inflasi adalah
a.       Menurunkan suku bunga bank
b.      Menaikan suku bunga bank √
c.       Menambahkan hutang Negara
d.      Mengurangi hutang Negara

Soal Essay :
1.       Apa Yang dimaksud dengan Ekonomi Manajemen ?
2.       Apa yang dimaksud dengan Inflasi ?

Jawaban :
1.       Ekonomi Manajemen adalah aplikasi dari teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu keputusan untuk membahas bagaimana suatu organisasi untuk mencapai tujuam dengan cara yang paling efisien.

2.       Inflasi Adalah keadaan dimana terdapat kecenderungan kenaikan harga-harga secara umum dan terus menerus

Ruang Lingkup Ekonomi Manajemen

RUANG LINGKUP EKONOMI MANAJEMEN

Definisi

Ekonomi manajemen adalah aplikasi dari teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu keputusan untuk membahas bagaimana suatu organisasi untuk mencapai tujuam dengan cara yang paling efisien.
Ekonomi manajemen merupakan aplikasi dari metode dalam proses pengambilan keputusan manajemen. Dengan demikian ekonomi manajemen mengembangkan prinsip-prinsip ilmu yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan efektifitas pengambilan keputusan manajemen. Ekonomi manajemen sangat membantu para manajer untuk memahami pengaruh kinerja dan perilaku manajemen ekonomi manajemen memanfaatkan sejumlah alat analisis seperti : metode kuantitatif. Statis atau ekonometri dan konsep-konsep manajemen strategic serta analisis keuangan.


SIFAT DAN RUANG LINGKUP EKONOMI MANAJEMEN
• Setiap manajer pasti menghadapi masalah masalah manajemen dalam kegiatan bisnisnya sehari hari.
•Masalah timbul ketika terdapat kesenjangan antara kondisi empiris (di lapangan) dengan apa yang diinginkan oleh manajer


Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah manajemen adalah ekonomi manajemen. Ekonomi Manajemen adalah studi yang menerapkan teori dan konsep-konsep dalam ilmu ekonomi dan metode (teknik-teknik) untuk memecahkan masalah masalah manajemen secara optimal. masalah-masalah yang biasa dihadapi para manajer, misalnya:

F Masalah dalam penentuan tingkat harga dan tingkat keluaran produk.
F Masalah apakah akan membuat produk sendiri atau membelinya dari pihak lain.
F Masalah keputusan teknik produksi dan pemilihan teknologi.
F Masalah tingkat persediaan (inventory).
F Masalah pemilihan media dan intensitas periklanan serta promosi.
F Masalah penerimaan dan pelatihan tenaga kerja.
F Masalah investasi dan pendanaan

Ekonomi manajemen menggabungkan ilmu ekonomi dan ilmu pengambilan keputusan.

1.terkaitan dengan teori ekonomi

Yang mana keputusan manajemen dapat menerapkan ilmu ekonomi dan perangkat ilmu terapan. Ekonomi mikro mempelajari tingkah laku ilmu ekonomi secara individual sebagai unit pengambilan keputusan dalam system perdagangan bebas. 
Ekonomi makro melihatnya secara agregat, seperti : output, pendapatan, investasi, harga total. Teori ekonomi berusaha untuk memprediksi dan menerangkan tingkah laku ekonomi. Teori ekonomi biasanya dimulai dengan suatu model. Model merupakan suatu abstraksi dari banyak hal yang meliputi dari suatu kejadian dan berusaha untuk mengidentifikasi dari beberapa banyak factor dari suatu kejadian.

2. terkaitan dengan ilmu keputusan

Ilmu ini mempergunakan erangkat matematika ekonomi dan ekonometrik untuk membentuk dan mengestimasi model yang ditujukan untuk perilaku optimal perusahaan. Matematika ekonomi digunakan untuk memformulasi model ekonomi yang dipostulatkan oleh teori ekonomi ekonometrik menerapkan peralatanstatistik pada perangkat dunia nyata untuk mengestimasi model yang dipostulatkan oleh teori ekonomi untuk peramalan.

Ekonomi makro atau makroekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makroekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang memengaruhi banyak rumah tangga (household), perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk memengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.

Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
a) Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi.
b) Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter.
c) Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.

Berikut adalah contoh ekonomi makro:
Þ inflasi
Inflasi adalah masalah yang dihadapi oleh tiap negara, masalah ini dikaitkan dengan adanya kenaikan harga, karena harga adalah indikator awal penentu inflasi. Inflasi sendiri adalah keadaan dimana terdapat kecenderungan kenaikan harga-harga secara umum dan terus menerus. Maka bila di masyarakat terjadi kenaikan harga satu atau beberapa barang secara sementara, maka hal itu tidak dapat digolongkan sebagai inflasi, meskipun inflasi tidak secara langsung menurunkan standar hidup tapi hal ini tetap menjadi masalah karena 3 alasan berikut.
1. Mengakibatkan redistribusi pendapatan di antara anggota masyarakat.
2. Menyebabkan penurunan efisiensi ekonomi.
3. Menyebabkan perubahan output dan kesempatan kerja dalam masyarakat.

Pemerintah biasanya melakukan kebijakan yang strategis dengan menaikkan suku bunga di bank agar orang mau menyimpan uang di bank, hal ini diharap dapat mengurangi jumlah uang yang beredar dimasyarakat dan menurunkan inflasi. Dampak inflasi yang sangat jelas kita rasakan adalah kenaikan harga secara terus menerus yang ada di pasar.

Selasa, 20 November 2012

Soal Softskill 3 pg + 3 essay



1. Organisasi diambil dari kata “organon” (Yunani) yang berarti…
a) Orang 
b) Kumpulan
c) Alat  √
d) Benda
e) Tujuan 

2. Siapa pencipta teori Organisasi Klasik…
a) Fayol  √
b) A.M. Williams
c) Cushway B
d) Lodge D
e) Moorhead

3. Organisasi mempunyai batasan-batasan tertentu yang disebut juga…
a) Limit
b) Boundaries √
c) Margin
d) Term
e) Line

Soal essay 
1. Sebutkan minimal 3 ilmu untuk mempelajari teori  organisasi
2. Sebutkan minimal 3 komponen dasar dari organisasi
3. Apa arti dari technical dalam teori organisasi klasik yang dibuat oleh fayol
Jawaban :
1. Sosiologi,ekonomi,psikologi,politik,manajemen
2. Anggota,tujuan,kegiatan,komunikasi,lokasi,bentuk,perilaku dan budaya
3. kegiatan memproduksi produk dan mengorganisirnya


Senin, 12 November 2012

Tugas Softskill Makalah tentang Organisasi

Pemahaman teori organisasi diawali dari kata “organisasi” itu sendiri. Organisasi diambil dari kata “organon” (Yunani) yang berarti alat, yang bisa kita terjemahkan sebagai sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama.

Jadi ada dua hal yang penting di sini yang harus ada dan dipahami secara gamblang:
1.      “sekumpulan orang”
Artinya organisasi terdiri minimal atas dua orang yang punya interaksi satu sama lain
2.      “tujuan” (yang sama)
Interaksi tersebut terbentuk karena memiliki visi / misi / kegiatan lain yang baik secara terstruktur atau tidak untuk mencapai sasaran spesifik atau sejumlah sasaran

Di samping dua hal wajib tersebut sebenarnya masih ada “Culture” dan “Environment”, dan mungkin di uraian di bawah akan ada lagi komponen-komponen lain yang muncul bila organisasi dipandang dari sudut yang berbeda dan yang lebih detail.

Organisasi sebagai sebuah teori dapat dipelajari dari berbagai ilmu
1.      Sosiologi (ilmu tentang sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat)
2.      Ekonomi (ilmu yang mempelajari sifat manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang/jasa)
3.      Psikologi (ilmu yang mempelajari jiwa/mental terbatas pada manifestasi dan ekspresi jiwa/mental berupa proses, tingkah laku, atau kegiatan)
4.      Politik (ilmu yang mempelajari alokasi dan transfer kekuasaan dalam pembuatan keputusan, peran dan sistem pemerintahan termasuk pemerintah dan organisasi internasional, perilaku politik dan kebijakan publik)
5.      Manajemen (seni mengatur dan melaksanakan, belum ada definisi jelas)

kajian-kajian terhadapnya disebut sebagai studi organisasi, perilaku organisasi, atau analisa organisasi. Dua hal ini yang membentuk perspektif dalam teori organisasi bisa bermacam-macam.

Komponen dasar sebuah organisasi dilihat dari hasil studi organisasi adalah:
1.      Anggota
2.      Tujuan
3.      Kegiatan
4.      Komunikasi
5.      Lokasi
6.      Bentuk
7.      Perilaku dan Budaya

 
 
Kegiatan Dalam Teori Organisasi Klasik

Teori organisasi klasik oleh Fayol (1841-1925) mengklasifikasikan tugas manajemen yang terdiri atas :

1.      Technical : kegiatan memproduksi produk dan mengorganisirnya.
2.      Commercial : kegiatan membeli bahan dan menjual produk.
3.      Financial : kegiatan pembelanjaan.
4.      Security : kegiatan menjaga keamanan.
5.      Accountancy : kegiatan akuntansi
6.      Managerial : melaksanakan fungsi manajemen yang terdiri atas :
·         Planning : kegiatan perencanaan
·         Organizing : kegiatan mengorganiisasikaan
·         Coordinating : kegiatan pengkoorrdinasiian
·         Commanding : kegiatan pengarahann
·         Controlling : kegiatan penngawasaan

 
Hubungan Antar Invididu

Dalam organisasi yang dilihat dari sudut pandang hubungan struktural, pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan psikologis terhadap bawahan, yaitu dengan mengetahui perilaku individu bawahan sebagai suatu kelompok hubungan manusiawi untuk menunjang tingkat produktifitas kerja. Sehingga ada suatu rekomendasi bagi para pemimpin organisasi bahwa organisasi itu adalah suatu sistem sosial dan harus memperhatikan kebutuhan sosial dan psikologis karyawan agar produktifitasnya bisa lebih tinggi.

Jenis – jenis organisasi

Organisasi mempunyai batasan-batasan tertentu (boundaries), dengan demikian seseorang yang mengadakan hubungan interaksi dengan pihak-pihak lain tidakatas kemauan sendiri, mereka sendiri, mereka dibatasi oleh aturan-aturantertentu. Organisasi merupakan suatu kerangka hubungan yang berstruktur didalamnya dan berisi wewenang, tanggung jawab, dan pembagian tugas untukmenjalankan sesuatu fungsi tertentu.

Setiap organisasi mempunyai struktur yang berbeda yang dapat mempengaruhisikap dan perilaku anggotanya. Sebagaimana diketahui bahwa tujuan pengorganisasian antara lain adalah membagi pekerjaan yang harus dilakukanmenjadi departemen-departemen dan jabatan yang terperinci, membagi-bagitugas dan tanggung jawab berkaitan dengan masing-masing jabatan,mengkoordinasikan berbagai tugas organisasi, pengelompokkan pekerjaan-pekerjaan ke dalam unit-unit, membangun hubungan di kalangan individu,kelompok, dan departemen, menetapkan garis-garis wewenang formal,mengalokasikan dan memberikan sumber daya organisasi.Struktur organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasarannya.

 Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi secarakeseluruhan, logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat, tepatnya struktur harus mengikuti strategi. Jika manajemen melakukan perubahan signifikandalam strategi organisasinya, struktur pun perlu dimodifikasi untuk menampung dan mendukung perubahan ini. Sebagian besar kerangka strategi dewasa initerfokus pada tiga dimensi, inovasi, minimalisasi biaya dan imitasi dan padadesain struktur yang berfungsi dengan baik untuk masing-masing dimensi.

Stuktur organisasi menentukan bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan dan dikoordinasikan secara formal. Ada enam elemen kunci yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketika mereka hendak mendesain struktur organisasi mereka. Keenam elemen tersebut adalah spesialisasi kerja, departementalisasi, rantai komando, rentang kendali, sentralisasi dan desentralisasi serta formalisasi. Dalam suatu perusahaan terhadap organisasi formil dan biasanya terdapat pula hubungan atau sambungan yang informal, yang disebut organisasi informal.

Organisasi formil dalam suatu perusahaan dapat diketahui jelas dan ditetapkan oleh pimpinannnya secara tertulis. Penggarisan dari pimpinan menentukan wewenang dan tanggung jawab masing-masing, yang menetapkan kepada siapa wajib lapor dan kepada siap dilakukan pengawasan serta hubungan yang satu dengan yang lain. Adanya organisasi informal dapat pula berpengaruh terhadap organisasi formil. Kedua macam organisasi perlu diketahui oleh pimpinan perusahaan, karena suatu kelancaran disuatu pekerjaan dapat kadang lebih mudah dilaksanakan melalui organisasi informal.

Jumat, 13 Januari 2012

Pertentangan Sosial dan Integrasi

kehidupan sosial adalah kehidupan yang dimiliki pleh setiap umat manusia yang ada didunia. tidak ada yang tidak memiliki kehidupan sosial. terdapat 2 jenis kepentingan yang ada, yaitu kepentingan individu, dan kepentingan bersama. pertentangan sosial dapat diartikan suatu konflik yang terjadi diatara masyarakat sehingga menimbulkan perpecahan. sebagai contoh beberapa konflik seperti kasus poso, sambas, dan masih banyak lagi. penyebabnya bisa dari berbagai sumber masalah, seperti mulai dari ras, agama, sampai yang berbau politik.

berdasarkan sumber yang berasal dari wikipedia
“Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu :
* Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu
* Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu
Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan.
Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya.

Menurut pandangan para penganut fungsionalisme struktur sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut :
* Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus (kesepakatan) di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental (mendasar)
* Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliation). Setiap konflik yang terjadi di antara kesatuan sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda (cross-cutting loyalities) dari anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial.

Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegtrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok.
Integrasi sosial akan terbendutk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata-pranata sosial

Bentuk Integrasi Sosial
* Asimilasi, yaitu pembauran kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli.
* Akulturasi, yaitu penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli.

Faktor-Faktor Pendorong
* Homogenitas kelompok
* Besar kecilnya kelompok, pada kelompok yang kecil biasanya tingkat kemajemukannya juga relatif kecil, sehingga akan mempercepat proses integrasi sosial.
* Mobilitas geografis
* Efektifitas dan efesiensi komunikasi, komunikasi yang berlangsung di dalam masyarakat akan mempercepat integrasi sosial.
* perpindahan fisik”
Hidup bermasyarakat berarti kehidupan dinamis dimana setiap anggota satu dan lainnya harus saling memberi dan menerima. Dalam kehidupan bermasyarakat ada ikatan berupa norma serta nilai-nilai yang telah dibuat bersama oleh para anggotanya. Norma dan nilai-nilai tersebut menjadika alat pengontrol agar para anggota masyarakat tidak terlepas dari rel ketentuan yang telah disepakati itu. Salah satu bukti kuatnya ikatan itu adalah adanya rasa solider, toleransi, tenggang rasa, tepa selira diantara para anggotanya.
Dalam sebuah masyarakat, selain bisa ditemui banyak persamaan-persamaan dalam berbagai hal, tetapi seringkali juga banyak didapati perbedaan-perbedaan dan bahkan sering kita temui pertentangan-pertentangan. Perbedaan kepentingan sebenarnya merupakan sifat naluriah disamping adanya persamaan kepentingan. Itulah sebabnya keadaan masyarakat dan Negara mengalami kegoyahan-kegoyahan yang terkadang keaaan tidak terkendali dan dari situlah terjadinya perpecahan.
Prasangka adalah salah satu bentuk perasaan yang timbul dari adanya perbedaan-perbedaan tersebut. Prasangka (prejudice) diaratikan suatu anggapan terhadap sesuatu dari seseorang bahwa sesuatu itu buruk dengan tanpa kritik terlebih dahulu. Baha arab menyebutnya “sukhudzon”. Orang, secara serta merta tanpa timbabang-timbang lagi bahwa sesuatu itu buruk. Dan disisi lain bahasa arab “khusudzon” yaitu anggapan baik terhadap sesuatu. Menurut Morgan (1966) sikap adalah kecenderungan untuk merespon baik secara positif atau negarif terhadap orang, obyek atau situasi. Sikap seseorang baru diketahui setelah ia bertindak atau beringkah laku. Oleh karena itu bisa saja bahwa sikap bertentangan dengan tingkah laku atau tindakan. Jadi prasangka merupakan kecenderungan yang tidak nampak, dan sebagai tindak lanjutnya timbul tindakan, aksi yang sifatnya realistis.

Prasangka ini sebagian bear sifatnya apriori, mendahului pengalaman sendiri (tidak berdasarkan pengalaman sendiri), karena merupakan hasil peniruan atau pengoperan langsung pola orang lain. Prasangka bisa diartikan suatu sikap yang telampau tergesa-gesa, berdasarkan generalisasi yang terlampau cepat, sifat berat sebelah, dan dibarengi proses simplifikasi (terlalu menyederhanakan) terhadap sesuatu realita. Dalam kehidupan sehari-hari prasangka ini banyak dimuati emosi-emosi atau unsure efektif yang kuat.
Selain itu ada juga yang disebut diskriminasi. Jika prasangka menunjukkan pada aspek sikap sedangkan diskriminasi pada tindakan. Diskriminatif merupakan tindakan yang relaistis, sedangkan prsangka tidak realistis dan hanya diketahui oleh diri individu masing-masing.

Sebab-sebab timbulnya prasangka dan diskriminasi :
1. berlatar belakang sejarah
2. dilatar-belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional
3. bersumber dari factor kepribadian
4. berlatang belakang perbedaan keyakinan, kepercayaan dan agama
Usaha-usaha mengurangi/menghilangkan prasangka dan diskriminai
1. Perbaikan kondisi sosial ekonomi
2. Perluasan kesempatan belajar
3. Sikap terbuka dan sikap lapang

Sikap-sikap negatif tersebut bisa menimbulkan konflik yang memicu pertentangan dalam masyarakat. Konflik merupakan suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengannya, misalnya kebencian atau permusuhan. Konflik dapat terjadi paa lingkungan yang paling kecil yaitu individu, sampai kepaa lingkungan yang luas yaitu masyarakat


SUMBER
wartawarga.gunadarma.ac.id/.../pertentangan-sosial-dan-integrasi-masyarakat


OPINI
Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya.